Sugar glider (Petaurus breviceps) adalah hewan kecil asal Australia dan Papua yang semakin populer sebagai hewan peliharaan di Indonesia. Hewan ini termasuk marsupial, memiliki kantong seperti kanguru, dan terkenal dengan kemampuannya "meluncur" dari satu tempat ke tempat lain menggunakan selaput di antara kakinya.
Sugar glider sangat aktif di malam hari (nokturnal), memiliki kepribadian sosial, dan membutuhkan perhatian rutin. Oleh karena itu, penting bagi pemilik pemula untuk memahami karakteristik serta kebutuhan dasarnya sebelum memeliharanya.
Karakteristik Sugar Glider
-
Ukuran tubuh: 12–15 cm (belum termasuk ekor)
-
Berat: sekitar 100–160 gram
-
Umur hidup: bisa mencapai 12–15 tahun jika dirawat dengan baik
-
Sifat: sosial, aktif di malam hari, bisa membentuk ikatan dengan manusia
Sugar glider sebaiknya tidak dipelihara sendirian karena mereka mudah stres jika kesepian. Disarankan memelihara minimal dua ekor agar mereka tetap aktif dan sehat secara mental.
Persiapan Kandang dan Habitat
Kandang sugar glider harus luas dan aman, mengingat sifatnya yang suka memanjat dan meluncur.
Kriteria kandang ideal:
-
Ukuran minimal: 60 x 60 x 90 cm
-
Bahan tahan karat (besi atau kawat yang aman)
-
Jarak jeruji maksimal 1,5 cm agar tidak kabur
-
Dilengkapi tempat tidur (sleeping pouch), mainan gantung, dan cabang kayu
Suhu ideal: 22–28°C, hindari suhu dingin yang ekstrem
Kandang harus dibersihkan secara berkala untuk mencegah penumpukan kotoran dan bau.
Pola Makan Sugar Glider
Sugar glider adalah omnivora dan memerlukan makanan seimbang antara protein, buah, dan sayur.
Menu utama:
-
Bubur bayi rasa buah (tanpa gula tambahan)
-
Pelet khusus sugar glider
-
Serangga hidup seperti jangkrik atau ulat hongkong (sumber protein)
Buah dan sayur favorit:
-
Apel, pisang, pepaya
-
Wortel, labu kuning, jagung rebus
Jangan berikan:
-
Makanan manis buatan (permen, cokelat)
-
Makanan berlemak tinggi
-
Produk susu
Sediakan juga air bersih yang digantung di botol minum seperti untuk hamster.
Interaksi dan Penjinakan
Sugar glider membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan manusia. Mereka bisa membentuk ikatan erat jika sering diajak berinteraksi sejak kecil.
Tips menjinakkan:
-
Gunakan kantong bonding pouch untuk membawanya dekat tubuh
-
Sering ajak bermain di malam hari
-
Beri camilan kesukaan sebagai penguat hubungan
-
Jangan paksa saat mereka belum nyaman
Dengan kesabaran dan konsistensi, sugar glider bisa menjadi sangat manja dan loyal terhadap pemiliknya.
Kesehatan dan Perawatan
Sugar glider cenderung tahan penyakit jika dirawat dengan benar, namun tetap perlu perhatian khusus:
-
Cek kuku secara rutin dan potong jika terlalu panjang
-
Perhatikan berat badan dan aktivitas hariannya
-
Amati feses dan nafsu makan, perubahan bisa jadi tanda gangguan kesehatan
Jika menunjukkan gejala seperti lesu, kehilangan nafsu makan, atau luka, segera konsultasikan ke dokter hewan yang memahami hewan eksotik.
Kesimpulan
Sugar glider adalah hewan mungil yang cerdas, aktif, dan bisa menjadi hewan peliharaan penuh kasih jika dirawat dengan baik. Kebutuhan sosial dan aktivitas malam harinya membuat sugar glider cocok untuk pemilik yang bisa meluangkan waktu di malam hari. Dengan kandang yang aman, pola makan yang tepat, serta interaksi yang rutin, sugar glider akan tumbuh sehat dan bahagia di rumah Anda.


